Mengapa MechanicalSeal Bocor?

Agung Wiendarto – MechanicalSeal e-Learning Indonesia
mechanicalseal [at] gmail.com

Lisensi Dokumen:
Copyright © 2005-2011 MechanicalSeal.Wordpress.Com
Seluruh dokumen di MechanicalSeal.Wordpress.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari MechanicalSeal.Wordpress.Com

(Mengingat bahwa situs ini terus berproses, maka kami akan mencoba selalu melengkapi dan memperbarui data yang terpampang saat ini. Oleh karena itu, usahakan untuk re-visit halaman ini maupun yang lainnya tiap minggu dengan menekan tombol F5.)

Mengapa MechanicalSeal Bocor?

Sebagaimana diketahui, MechanicalSeal bisa gagal karena carbon sealfacenya aus atau memang bermasalah. Untuk memastikannya, periksa dengan teliti permukaan sealface dengan teliti.

Mengingat bahwa hanya sealface yang merupakan letak keausan sebuah MechanicalSeal, maka maka jika aus, akan bisa diketahui dari habisnya bagian ujung Carbon Sealface. Sedangkan MechanicalSeal yang bermasalah, bisa dilacak dari kondisi Sealface pada saat MechanicalSeal mulai bocor.

Gambar di bawah ini menunjukkan perbedaan antara MechanicalSeal yang baru dengan MechanicalSeal yang telah aus.
new&wornfc

Kegagalan seal di lapangan selama ini bisa digolongkan menjadi 2 kategori:

  1. Membuka/ terpisahnya Sealfaces, yang seharusnya saling menekan, atau
  2. Salah satu komponen MechanicalSeal rusak akibat kontak, panas atau korosi.

Harap diingat, saat kita akan memecahkan permasalahan MechanicalSeal , hanya ada 3 (tiga) hal yang bisa dilihat kasat mata:

  1. Bukti-bukti adanya of rubbing/gesekan pada sealface.
  2. Bukti-bukti kerusakan termasuk korosi, kerusakan fisik, perubahan warna salah satu komponen. Komponen sebagian besar MechanicalSeal terdiri atas 3 hal, yakni metal parts, kombinasi 2 Sealface, dan karet-karet/wedge.
  3. Sisa fluida proses/produk yang menempel pada komponen yang seharusnya bergeser/bergerak dinamis sehingga menyebabkan kemacetan, atau yang menempel pada sela Sealface sehingga mengakibatkan Sealface terpisah.

Berikut ini ditunjukkan beberapa penyebab terpisahnya Sealface:

A. Elastomer dinamis (O-ring) yang didesain untuk bisa bergerak maju mundur, macet. Kemacetan ini disebabkan oleh:

  • Ukuran shaft terlalu besar, atau pemilihan ukuran MechanicalSeal tidak tepat. Diperlukan toleransi sekitar + 0.000 – 0.002 inch (+ 0,00 – 0,05 mm) .
  • Permukaan shaft terlalu kasar. Sebagian besar Manufaktur MechanicalSeal menginginkan kehalusan permukaan shaft setidaknya 32 R.M.S. (0,8 micro meters) pada area dimana dynamic elastomer berada.
  • Fluida yang dipompa menjadi penyebab elastomer melekat pada shaft. Dynamic O-ring dapat menimbulkan panas jika terjadi misalignment antara shaft dan permukaan stuffing box. Pergerakan elastomer yang cepat akan menimbulkan panas di tempat dan menjadi penyebab lebih cepat terjadinya hal-hal berikut:
    • Fluida proses atau produk berjenis kental akan mengeras (lem dan cat).
    • Terjadi kristalisasi (sirup gula dan caustic).
    • Terjadinya lapisan pada shaft (produk petroleum akan membentuk gumpalan atau coke pada temperatur tertentu, atau air yang mengandung mineral akan membentuk lapisan kerak calcium).
  • Kotoran atau partikel solid menghalangi pergerakan elastomer (o-ring)
  • Bahan kimia yang ditambahkan pada air proses atau air yang tidak larut bisa terkumpul pada titik sentuhan sliding sliding elastomer

B. Bahan kimia yang dikandung fluida proses, mengubah sifat fisik dan kimiawi elastomer dan menyebabkan kagagalan elastomer dan menyebabkan terhalangnya pergerakan elastomer. Pada beberapa kasus, elastomer yang terkena chemical attack mengempis dan menyebabkan Sealfaces terpisah, bahkan saat pompa dalam keadaan standby (tidak beroperasi).

C. Shaft atau sleeve diperkeras dengan coating maupun hardening sehingga baut-baut kecil / set screws tergelincir / slipped. Pada banyak Industri yang tadinya menggunakan packing, sleeve-sleeve dari shaft pompa di perkeras agar tahan aus terhadap gesekan packing.

D. Mechanical Seal kehilangan kompresi:

  • Akibat salah setting kompresi. Setting kompresi antar tipe MechanicalSeal berbeda, apalagi antar Merek atau Brand. Contoh: Amat tidak bijaksana jika menggunakan petunjuk setting kompresi Flowserve untuk pemasangan MechanicalSeal Burgman. Untuk itu, hubungilah perwakilan perusahaan MechanicalSeal yang bersangkutan dan yang sigap merespon permintaan data setting kompresi. (Berdasarkan pengalaman di lapangan, diantara sekian banyak Merek/Brand MechanicalSeal, John Crane terbukti responsif terhadap keluhan customer. Biasaya mereka hanya perlu waktu 3 hari dari saat komplain ditulis di situs John Crane International hingga perwakilannya menghubungi anda. Bandingkan dengan Perusahaan MechanicalSeal lainnya).
  • Akibat penyetelan impeller yang dilakukan setelah MechanicalSeal terpasang di shaft. Masalah ini sering terjadi pada pompa A.N.S.I. Akibat penyetelan (adjustment) Impeller tipe ‘open’ untuk mengatasi keausan normal. Spesifikasi pompa dengan impeller tipe ini memang memberi toleransi keausan pada impeller dan casing sebesar 0.125 inch (3 mm) dan tetap dapat di setel untuk mendapatkan efisiensi pompa. Anda tahu bukan apa yang akan terjadi, bahwa rata-rata mechanical seal memiliki ujung carbon sealface hanya sekitar 0.125 inch (3 mm).
  • Akibat perubahan temperatur di lokasi terpasangnya MechanicalSeal. Ingat: setiap satu inch stainless steel shaft, akan memuai sebanyak 1/1000 inch setiap kenaikan suhu sebesar 100 Fahrenheit ( 0.001″/1″/100°F ). Dalam satuan Metric, tingkat muainya adalah sebesar 0,001 mm/1 mm shaft setiap kenaikan temperatur sebesar 50°C.

E. Spring atau Per, atau Bellows tidak berfungsi baik.

  • Salah pilih tipe mechanicalseal, Produk yang mengandung solid dipilihkan tipe multispring. Produk membuat spring clogging dan macet.
  • Kondisi misalignment berlebihan menyebabkan terjadinya flexing pada spring atau bellows sehingga terjadi kelelahan material (material fatigue).

F. Ada sesuatu yang menghalangi MechanicalSeal bergerak dengan bebas. Kira-kira apa saja ya?

  • Produk bersifat kental. Harap diingat bahwa beberapa produk menjadi lebih kental dengan adanya adukan. Produk-produk ini disebut dilatants (cream menjadi butter dengan adukan)

G. Adanya sirkulasi flushing atau cooling system dari discharge pompa yang menderas langsung ke MechanicalSeal dan mengganggu gerakannya.

  • Adanya obyek asing di dalam stuffing box.
  • Adanya partikel gasket yang terlepas dan mengenai bagian MechanicalSeal yang bergerak.

H. Sealface mengalami distorsi akibat temperatur atau tekanan.

I. Penguapan product yang terjadi di antara 2 Sealfaces

Bersambung..

Diskusi

68 thoughts on “Mengapa MechanicalSeal Bocor?

  1. Mr. MechanicalSeal dan masyarakat MechanicalSeal YTH.
    Saya ingin menanyakan penyebab kebocoran yang terjadi di mechanicalseal pada turbin air. Faktor-faktor apa saja penyebabnya? dan apakah coking, crystalizing, dan fretting dapat terjadi di turbin air???
    Mohon bantuannya untuk segera memberikan informasi secara detail.
    Terima Kasih sebelumnya.

    Best regard

    L.Nababan

    Posted by Leonard Nababan | Januari 24, 2008, 8:17 am
  2. Pak Nababan,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Coking dan Crystalizing terjadi pada aplikasi fluida yang memiliki unsur-unsur dapat mengendap dan mengkristal. Sedangkan fretting, tetap terjadi sekalipun pada fluida yang bersih.

    Bisakah Bapak beri tambahan informasi tentang jenis air (apakah demineralized water atau service water), working pressure (tekanan) di turbin, serta suhu airnya?

    Mohon dipertimbangkan juga faktor pemasangan sebagai penyebab kebocoran.

    Kami tunggu tambahan informasinya.

    Posted by anakgunung | Februari 16, 2008, 11:31 am
  3. Mr. MechanicalSeal dan masyarakat MechanicalSeal YTH.
    Saya ingin bertanya apakahkavitasi dapat mempengaruhi kinerja dan umur pakai mechseal?bagaimana kavitasi dapat berhubungan dengan kerusakan mechanicalseal?
    mohon bantuannya untuk memberikan informasi secara detail.
    Terima kasih sebelumnya.

    Posted by udin | Maret 2, 2008, 1:02 pm
  4. Dear Mr Mechanical Seal and friends,
    Saya ingin menanyakan tentang kondisi mechanical seal yang kami aplikasikan pada pompa lumpur electric pompa. saat ini kami menggunakan FLYGT (125 kw dan 170 kw). Juga pada engine pompa (SYKES, engined by CAT)..saat ini kami menggunakan ‘mech seal’ produksi INARA surabaya dengan pertimbangan harga yang lebih murah. Masalh yang kami hadapi sekarang adalah, seringnya terjadi kebocoran pada ‘mech seal’..Kami juga menggunakan shaft dari produsen yang sama.
    apakah ada masukan atau saran buat saya pak?sekalian kalau boleh tau infor2 compare harga john crane dengan inara?

    trima kasih banyak sebelumnya untuk sharing, informasi dan bantuannya..

    warm regards,

    anto manan

    Posted by anto | Maret 3, 2008, 9:03 am
  5. mr. mecseal dan masyarakat mechseal yth. saya bertanya apakah pengaruh kavitasi tarhadap mechseal/? mohon bantuannya.
    terima kasih sebelumnya.

    Posted by udin | Maret 5, 2008, 12:31 pm
  6. apa keuntungan dan kerugian jika mechanical seal dari pompa kita buat dari material Tungsten carbide Vs Tungsten carbide.
    Thks

    Posted by azriel | April 29, 2008, 8:46 am
  7. Saya punya pompa air dengan merk stork, masalahnya pompa tsb bocor krn mechanical sealnya (diameter dalam pada bagian ring keramiknya yg berwarna putih, sdh aus). Yang ingin saya tanyakan, bila ring keramik tsb berukuran diameter dalam = 24,9 mm, diameter luar = 46,2 mm & tebal 7,7 mm, tipe/seri apakah mechanical seal tsb ?, krn saya kesulitan mendapatkannya.
    Thx

    Posted by Adi | Mei 8, 2008, 10:35 pm
  8. Mechanical jangan hanya di lihat dari fluida, atau material. Faktor design dan siapa yang membuat juga sangat berpengaruh. Karena mechanical seal adalah Full engineering sehingga harus punya pengetahuan dan pengalaman dibidangnya.Banyak sekali bengkel yang bermodal mesin bubut, Lapping dan milling menbuat dengan bentuk yang sangat mirip tapi faktor kegagalan sangat tinggi karena banyak aspek yang perlu jadi pertimbangan mulai dari Grove untuk oring, Design, fluida, Material dll.
    Seperti yang di alami bapak Anto, Analisa saya ada aspek teknis yang tidak diketahui oleh pen-supply mechanical seal. Sementara pak adi, banyak mechanical seal yang bisa di aplikasi pada pumpa bapak. Sebaiknya bapak tanyakan pada ahlinya sebab sulit memberikan solusi kalau hanya berdasar data yang bapak sampaikan. ID stufing box, Dalam Stufing dan masih banyak yang di butuhkan.

    Thx.

    Posted by Ali Mustofa | September 11, 2008, 1:44 pm
  9. to Mr Mechanical seal
    saya ingin bertanya apakah anda pernah menangani permasalahan kebocoran pada seal compressor terkhusus kompressor air conditioning ? seperti thermoking, bock, bitzer dsb
    sampai saat ini saya belum menenukan solusi yang tepat.
    terima kasih

    Posted by cristiano | September 19, 2008, 9:46 am
    • Ya pernah, saat itu sebuah perusahaan di Gresik memerlukan seal untuk chillernya. Seal pada kompresor terutama chiller (AC) memang susah dicari. Biasanya berukuran kecil tapi memiliki kehandalan. Biasanya harga yang ditawarkan seal yang branded amat mahal. Namun jangan putus asa, saya yakin ada perusahaan Mechanical Seal Branded yang concern terhadap masalah Anda.

      Posted by anakgunung | November 27, 2008, 9:05 pm
  10. Seberapa besar pengaruh tekanan ( force ) spring pada type multi spring terhadap kebocoran di face??
    ma kasih yaa …sebelumnya

    Posted by Suroto | Desember 5, 2008, 8:16 am
  11. Mr. MechanicalSeal dan masyarakat MechanicalSeal YTH.
    Saya ingin bertanya apakah kavitasi dapat mempengaruhi kinerja dan umur pakai mechseal?bagaimana kavitasi dapat berhubungan dengan kerusakan mechanicalseal?
    mohon bantuannya untuk memberikan informasi secara detail.
    Terima kasih sebelumnya.

    Posted by ramadhan | April 18, 2009, 8:47 am
    • Mas Ramadhan,

      Berdasarkan teori, Kapitasi (cavitation) jelas akan mempengaruhi kinerja mechanical seal yang menyebabkan terjadinya blistering pada seal face. Kapitasi berupa Gelombang kejut yang disebabkan terjadinya gelembung gas kecil ini mampu merusak impeller (suction cavitation maupun discharge cavitation). Jika impeller saja dapat rusak, apalagi seal face yang berada di stuffing box pompa.

      Titik kritis mechanical seal juga ada pada perubahan tekanan di stuffing box.

      Posted by anakgunung | April 20, 2009, 8:07 pm
  12. Dear Mr Mechanical Seal and friends,

    Mohon informasi Type carbon apa aja yang ada di Mechanical Seal ?

    Terima kasih & tetap semangat

    Posted by Baim | Mei 12, 2009, 9:05 am
    • Pak Baim yang saya hormati,

      Menurut acuan produksi para manufaktur produsen mechanical seal, ada 4-6 macam tipe carbon yang dipakai sebagai bahan dasar pembuatan sealface. Akan tetapi, persaingan sengit masalah brand dan hak cipta, membuat 4-5 tipe dasar ini menjadi berkembang hinga 10-12 macam ISTILAH tipe carbon.

      Di sisi lain, kami mendengar bahan carbon seal face ini juga bisa didapatkan di Glodok Jakarta. Grade / tingkat kekerasan Carbon itu tidak sama, tergantung pada proses pembuatannya.

      Lebih jelasnya silakan Anda tanyakan pada sales2 Mechanical Seal yang memiliki pengetahuan produk secara lengkap. Pertanyaan Anda bagus dan perlu untuk dibuatkan bahasan tersendiri.

      Posted by anakgunung | Mei 21, 2009, 8:31 pm
  13. gampang Mas ,sampeyan beli baru pompanya yang merk terkenal dan selesai masalah…….,GITU AJA KOK REPOT………………………………….

    Posted by kadal_pincang | Agustus 1, 2009, 12:59 pm
    • Hahaha..

      Andai Anda tahu beda harga pompa dengan mechanical seal, Mas Pincang..
      Sebab jika harga pompa terkenal seperti Goulds Pump, Sulzer Pump, Flowserve Pump, lebih murah dibandingkan mechanical sealnya.. Blog ini juga tidak akan dibikin Mas..

      Sebagai gambaran, Pompa air di rumah sdh banyak yang menggunakan mechanical seal. Harga pompa sekitar 200rb an, mechanical sealnya Rp 8rb-20rb an..
      Kalo Anda bekerja di bagian teknis, apapun perusahaan akan rugi mengikuti gaya anda ini Mas.. hehe

      Posted by anakgunung | Agustus 2, 2009, 8:51 pm
  14. mau tanya kepada semua
    untuk aplikasi pada cooling tower ,sebaik nya digunakan Mech siel dengan bahan apa? untuk sekarang ini saya menggunakan Tungsteen to tungsteen , apakah dengan bahan ini memerlukan spesifikasi khusus pada fluida yang dipompakan..??
    dan untuk Chillwaternya ( dingin 6 celsius ) sebaiknya menggunakan bahan apa?
    regards

    Posted by awangsejahtera | Desember 10, 2009, 6:27 pm
    • Mas Awang,

      Kombinasi yang paling tepat untuk fluida bersih adalah carbon vs ceramic karena koefisien gesekan paling kecil sehingga panas yang dihasilkan akibat gesekan kedua bahan tersebut adalah panas paling rendah. Kombinasi berikutnya adalah carbon vs silicon carbide. Urutan berikutnya lagi adalah carbon vs tungsten carbide, lalu silicon carbide vs tungsten carbide..

      Penggunaan bahan yang sama, seperti silcar vs silcar atau tungsten vs tungsten perlu di perhatikan bahwa karakteristik bahan yang sama cenderung memiliki gaya ikat lebih tinggi. Pada aplikasi yang RPM tinggi dan sering start-stop, sebaiknya dihindari.

      Kasus Anda, fokus adalah sealing fluida Anda dan memilih seal yang tepat. Jadi bukan karena Anda punya seal terus fluidanya yang menyesuaikan. Jauh lebih murah carbon vs tungsten dibandingkan tungsten vs tungsten..

      Bagaimana pendapat teman2 lainnya?

      Posted by anakgunung | Desember 15, 2009, 8:06 pm
  15. @ kadal_pincang …saya setuju dengan pendapat dari ‘anak gunung’ ..kadang orang/perusahaan membandingkan harga mech. seal dengan harga pompa ….

    padahal banyak parameter ataupun faktor – faktor yang menyebabkan suatu harga yang kelihatan murah ternyata malah memberikan kerugian apabila dibuat suatu perhitungan.

    Saya rasa yang benar adalah bagaimana suatu peralatan itu berada pada suatu aplikasi atau kondisi yang tepat, baik dari segi material, instalasi dan maintenance-nya.

    Harga mahal bukan jaminan equipment kita akan berjalan dengan keadaan yang bagus dan harga murah juga bukan jaminan bahwa kita dapat mereduksi budget.

    Untuk mechanical seal sendiri saya rasa tiap vendor (spesial mechanical seal) pasti akan mempunyai prosedur yang kurang lebih sama dalam melihat suatu masalah, bukan sekedar berdasarkan existing seal yang dipakai.
    Perbedaan yang mencolok antara vendor special seal dengan beberapa penjual seal umum dapat dilihat dari cara mereka memberikan solusi pada masalah rotary equipment kita (biasanya special mechanical seal ‘lebih cerewet’ akan pertanyaan, mulai dari aplikasi, liquid, flashing, rpm, shat size, temperature, dsb).

    Posted by in4man | Desember 11, 2009, 12:09 pm
  16. Menanggapi pertanyaan Pak SUROTO diatas: Seberapa besar pengaruh tekanan ( force ) spring pada type multi spring terhadap kebocoran di face??
    Kalau tidak salah berpengaruh besar baik itu menggunakan multy spring kek, single spring kek, jika tekanannya berlebihan seal face bisa mengalami distorsi ataupun sealface cepat aus karena 2 benda keras disatukan kemudian ditekan keras sekali yang satu berputar yang satu lagi diam menahan, kasihan ya sealface tersebut bisa stess khan?, begitu pula sebaliknya kalau kurang tekanan sealfacenya bisa bukak byak oleh tekanan hydrolik di stuffing box, makanya ada ukuran OAL/Setting Length dari mechanical seal manufacturer, atau jangan2 Mas Suroto ini mau dirikan pabrik Mechanical Seal Nih……hehe bercanda.

    Posted by Nurcholis-Nggunung | Desember 22, 2009, 12:43 am
  17. Menanggapi Mas Anto,
    Mengenai Mechanical Seal FLYGT (125 kw dan 170 kw).
    Ini Pompa Submersible/Celup ya Mas, Biasanya menggunakan double seal, Upper dan Lowwer. Untuk Lowwer seal biasanya menggunakan kombinasi Face Tungsten C.vs Tungsten C. (Tungsten C.vs Silcar) karena Seal yang dibawah ini langsung contack dengan fluida yang dipompa biasanya air limbah/kotor/berlumpur/sludge, sedangkan seal yang atas (sebagai back-up jika ada kebocoran seal yang bawah air tidak masuk ke ruang gulungan kawat dynamo) kombinasi face materialnya carbon vs Tungsten Carbide karena media yang dihandle/diseal adalah oli. Sedangkan elastomernya cukup menggunakan NBR. Body seal originalnya Plastik yang keras, tetapi saat ini produsen seal mengganti plastik tsb dengan SS304/316.

    Jika kombinasi material diatas masih mengalami bocor/sering bocor kemungkinan ukuran maupun design seal pengganti tersebut tidak sama/presisi, kualitas material yang kurang baik, bisa juga dari faktor pemasangan seperti permukaan sealface sudah tidak flat lagi/mungkin tergores/terkena kotoran.
    Ada yang ingin sharing lagi temen-temen, monggo.

    Salam Nurcholis

    Posted by Nurcholis-Nggunung | Desember 22, 2009, 1:03 am
  18. @Pak ALI MUSTOFA.
    Mesin Lapping itu untuk apa yah….??

    Posted by Nurcholis-Nggunung | Desember 22, 2009, 1:12 am
  19. @18

    Mesin Lapping yang dimaksud dalam konteks mechanical seal itu mungkin ‘Flat Lapping Machine’ yang berfungsi membuat suatu material mempunyai permukaan yang rata (permukaan mengkilat bukan jaminan bahwa permukaan itu rata/flat), karena kerataan permukaan biasanya mengurangi celah2 udara, sehingga apabila 2 permukaan rata (1 lightband) disatukan dan digeser sedikit saja, maka akan lengket (biasanya valve hydraulic ada yg menggunakan model flat face begini).

    Mesin ini setidaknya harus disertai dengan alat tes kerataan, klo gak salah namanya monocromatic lamp (CMIW), dan satuan yang digunakan biasanya lightband ato micron (lihat di wikipedia untuk konversinya)

    Klo para vendor memiliki mesin itu , biasanya digunakan hanya untuk repair/rekondisi seal face mechanical seal saja ato juga valve kadang juga untuk blok mesin dan jarang sekali untuk dibuat produksi.
    Kalo untuk produksi wah..biayanya gede, krena hrs punya mesin macem2 seperti Carbide machine (lihat di internet) untuk membuat monolithic/solid seal face. (khusus untuk pabrik mechanical seal yang serius)

    Posted by in4man | Desember 24, 2009, 11:18 am
  20. Bagus Artikelnya…Mr Mechanical Seal

    Posted by gadabinausaha | Maret 23, 2010, 7:38 am
  21. Mr. MechanicalSeal dan masyarakat MechanicalSeal YTH
    saya temukan masalah di pompa split chasing saat ranning saft pompa tersebut begerak kekanan dan bekiri (gaya axial) secara kasat mata sangat jelas terlihat. trus saya coba ukur vibrasi axial nya namun tidak besar. disini masalah nya seal jd cepat bocor
    mohon penjelasan nya?

    Posted by leo | Mei 21, 2010, 7:56 am
    • Pak Leo,
      Berhubung tidak ada data berapa axial movementnya maka kami hanya bisa memperkirakan sebesar toleransi elastomer, spring / per yang terletak d belakang masing-masing kontak face.

      Axial movement menyebabkan sealfaces bergerak saling menjauhi atau saling mendekati. Jika terjadi kebocoran, itu menunjukkan posisi saling menjauh telah menciptakan GAP / celah dan leat inilah fluida bocor. Tekanan fluida yang ada pada celah ini sama dengan fluida yang ada di stuffing box.

      Jarak toleransi pendorong spring / elastomer untuk menjaga seal faces tetap kontak telah terlampaui. Namun untuk lebih jelas dan pastinya kami memerlukan data: Tipe mechanical seal termasuk brand nya. Atau drawing sketsanya.

      Solusi sementara:
      Mengganti seal yang bocor dengan tipe yang sama tidak akan menyelesaikan masalah. Sementara jika penyebab axial movement belum ditemukan, silakan gunakan glandpacking jika media bukan cairan produk / berbahaya.

      Silakan kirim data ke mechanicalseal@gmail.com

      Posted by anakgunung | Mei 21, 2010, 12:46 pm
  22. Mr. MechanicalSeal dan masyarakat MechanicalSeal YTH
    saya ad maalah setelah pemasangan seal bellows cartridge seal saat ranning mengeluarkan suara/noice pesis suara menyuling gitu
    mohon penjelasan nya

    Posted by leo | Mei 21, 2010, 8:03 am
  23. Nambahin masukan Mr. Mechanical Seal untuk Bpk. Leo terkait masalah gerakan axial pompa split chasing.

    Ada baiknya sebelum mengganti Mechanical seal, terlebih dahulu check kondisi bearing/thrust bearing pompa tersebut. Jika keadaan sudah rusak/berumur seharusnya diganti baru. Biasanya standar dari pompa mengizinkan gerakan axial maupun radial/run-out shaftnya antara 0.002″ – 0.005″ . Jika sudah kondisinya sesuai petunjuk toleransi dari pompa tsb seharusnya sealnya tidak akan bocor jika jenis & material nya sesuai rekomendasi / existingnya.

    Salam, Nurcholis

    Posted by Nurcholis - Nggunung | Mei 26, 2010, 9:42 am
  24. Dear Pak Leo , Ikut nimbrung lagi ya, mengenai seal bellows cartridge seal saat ranning mengeluarkan suara/noice.
    He-he, ada2 saja yah, ternyata banyak hal mengenai per-mechsealan.
    Sy coba kometar yah, rekan2 yg lain juga silahkan memberikan argument jika komentar sy salah, kita sama2 belajar.

    Bunyi/Noice mechanical seal bellows Bapak sangat dimungkinkan dari gesekan face rotary & stationary seat (carbon vs silcar, misalnya). Bunyi (berdecit) tersebut dapat diakibatkan seting kompresi bellows tersebut terlalu tinggi (over-compression), bisa juga cairan lubrikasi/film pada kedua face tersebut sifat pelumasannya kurang ataupun cenderung menguap, bisa karena fluida yg dipompa cenderung menjadi gas ketika temperatur & pressure kurang dari titik cair media tsb (propan / LPG missalnya), ataupun temperature cairan yg sangat tinggi dengan pressure rendah. Sebenarya hal tersebut tidak masalah jika bunyi tersebut dibiarkan dan lama2 akan hilang dan tidak terjadi kebocoran. Tetapi jika alasan untuk keselamatan & keamanan lingkungan penggunaan Double Mechanical Seal sangat disarankan.

    Salam
    Nurcholis

    Posted by Nurcholis - Nggunung | Mei 26, 2010, 10:12 am
  25. Dear Masyarakat Mechanic seal yth;
    Saya bekerja di Pabrik Resin/Lem.. Persoalan utama adalah pompa selalu bocor; walau sudah menggunakan Gland Packing ataupun Mechanical Seal.. Persoalan sempat teratasi saat modifikasi pompa dengan menyemprotkan air ke dalam Pompa. untuk membersihkan “ring” menchanic seal.. Sayangnya itupun; hanya bertahan 3 bulan. Kalau tidak di modif; mau pakai seal apapun dalam tempo 1minggu bocor lagi.. Untuk Fluida yang mengeras seperti Lem; cocoknya pakai seal apa ya pak? Trims

    Posted by adrianus PS | Juni 8, 2010, 11:47 pm
  26. kayaknya yang bertanya ,ama yang komentar satu alumni ya.tahnks.

    Posted by zack seal | Juli 13, 2010, 11:29 pm
    • Pak Zack seal,

      hehe andai Bapak tahu ruang comment yg masuk, Bapak akan lihat berapa buanyak yang masuk dari berbagai perguruan. hehehe..

      Yang diapprove adalah yang tidak berpromosi, tidak flare. Diutamakan yang bersedia share pengalaman

      Posted by anakgunung | November 3, 2010, 6:48 am
  27. KLO SEAL LEAK DETECTOR UNTUK SUBMERSIBLE PUMP DIPASARAN PAKE MERK APA YA? + HARGA?

    Posted by mtop | November 2, 2010, 2:32 pm
  28. mas,saya mau tanya apa saja keuntungan-keuntungan dan kerugian jika menbandingkan 3 tipe pompa air ini yaitu tipe pompa sykes,tipe pompa ajax,dan tipe pompa multiflow? dari segala sisi baik ekonomi,efektifitas krja pompa,harga bahan material,dan resiko kerusakan nya? mohon bantuan nya ya mas. sebagai acuan pembanding saya membeli pompa yang sesuai di perusahaan saya.
    trims sblmnya._

    Posted by fhadil marlon | Januari 13, 2011, 9:34 pm
  29. Mechanic seal yth;
    Saya mempunyai pompa air panas Shinhama, dgn temperatur sampai 300°C dan presure sampai 8 kg/cm2.

    Saya mempunyai maslah dgn mechanical seal multi spring, yang tidak awet, dan sering rusak (spring kadang patah, bautnya, carbonya) kerusakan saling bergantian.
    pertanyaanya, kira2 apa mec seal yg cocok untuk pompa saya itu?

    trima kasih

    Posted by Rudy Prasetya | Januari 26, 2011, 7:56 am
    • Pak Rudy yang punya pompa panas..

      Melihat symptom kerusakan, sebelum mengganti tipe seal, kami perlu tahu soal vibrasi pompa. Mohon dikirim informasinya ke mechanicalseal@gmail.com

      Jika aplikasinya bukan air panas, penggunaan SingleSpring Mechanicalseal berbasis elastomer bellows yang murah dapat diaplikasikan. Namun berkaitan dengan panas setinggi itu, elastomer parts (bagian2 o-ring yang berfungsi melakukan sealing) mestinya bukan sembarang elastomer, namun Hi-Temp elastomer, diantaranya Kalrez-HT (ingat Tidak semua Kalrez bisa handle temperature tinggi), Chemraz, dan sekelasnya. Biasanya elastomer material ini mahal.

      Alternatifnya adalah tipe mechanicalseal metalbelows, yang tidak lagi mengandung elastomer dan tidak multi spring. Ada beberapa merek yang bisa kami rekomendasikan.

      Kami tunggu data vibrasinya, karena kami selalu berusaha menyelesaikan masalah Anda ke root cause analysis. Percuma ganti kalau ada penyebab kerusakan utama yang belum diketahui.

      Salam jabat erat,
      Anggota Tim MechanicalSeal Indonesia

      Posted by MechanicalSeal eLearning | Januari 26, 2011, 8:38 am
  30. Mechanical Seal memang harus bocor….(Lho kok bisa,,)
    Ya memang desing Seal memang harus bocor tetapi kebocoran pada Seal hanya sebatas untuk lubrikasi di contact face yang berupa lapisan film. kita coba bayangkan bila pada contact face tidak terjadi lubrikasi panas yang di timbulkan dari gesekan kedua face tersebut pasti sangat panas sekali. sebagai contoh kedua telapak tangan kita bila gosok2 maju mundur pasti akan terasa panas padahal pada pompa kecepatan 1500 atau 3500 rpm kebayangkan panasnya ….????
    Makanya pada Mechanical Seal ada aturan untuk setting pemasangan bila terlalu tekan maka lubrikasi silit di dapat, sebaliknya bila kurang tekan face bisa terbuka karena adanya hidrolic pressure pada stuffing box.

    Posted by Yuliwansyah | Januari 31, 2011, 1:10 am
  31. Mr Mechanical seal saya kesulitan mencari mechanical seal merk PILLAR di indonesia apakah bisa dibantu di indonesia ada dimana PILLAR SEAL tersebut

    Posted by baroes | Maret 1, 2011, 12:04 pm
  32. Mr mech seal
    kami punya masalah kebocoran pada tangki yang dilengkapi dengan agitator,dimana kebocoran tsb tidak boleh terjadi walaupun uapnya-pun, medianya adalah toluent yang dipanaskan s/d 150 derajat cel,dengan tekanan
    atmosfir. pertanyaannya adalah model/type mech-seal apakah yang paling ideal untuk masalah tersebut diatas.
    terima-kasih

    Posted by dadang setiawan | Maret 11, 2011, 2:10 pm
  33. @Pak Iwan (Yuliwansah)
    Salam Super Luar Biasa Dahsyat……hihihiiii

    Posted by Nurcholis - Nggunung | Maret 16, 2011, 4:32 pm
  34. Dear All,

    Saya mo bertanya klo Double Mech seal, saat di install dengan Reservoir untuk Seal Flush nya, terjadi rambatan panas di inlet sedangkan di outlet dingin,
    yang mo say atanyakan apakah normalnya rambatan panas terjadi di inlet atau outlet?

    komentar bisa di email ke emarviandi@styron.com

    Posted by Eko Marviandi | Mei 25, 2011, 7:48 pm
  35. Mechanic seal yth;
    salam kenal bisa kasih penjelasan tetang cara pemasangan mechanical seal yang benar?
    karena saya ada penggantian seal pompa yang baru tapi setelah di pasang masih ada kebocoran.
    terimakasih atas info-nya

    Posted by agus triono | Mei 27, 2011, 3:08 pm
    • Pak Agus Triyono,
      Setiap mechanical seal memiliki settingan pasang tersendiri sesuai petunjuk Pabrik, dan tergantung tipe sealnya.

      Sama2 buatan Flowserve, settingan tipe RAC akan berbeda dengan tipe TBR..

      Settingan disini adalah kompresi spring untuk mendorong rotary face agar melekat kuat pada stationary face.

      Silkakan hubungi wakil pemilik merek seal Bapak dan mintalah iom – installation & operating manual. Anda berhak mendapatkannya.

      Secara umum, pemasangan mesti memperhatikan hal2 sbb:
      1. Kondisi shaft/shaft sleeve.
      2. Kondisi stuffing box.
      3. Kondisi seat gasket atau stationary o-ring apkh pas dan presisi di housing gland plate.
      4. Setting kompresi.
      5. Kondisi tegak lurus antara shaft dengan glandplate/stuffing box housing.
      6. Kebersihan permukaan rotary /stationary face.
      7. Cacat tidaknya bellows terutama pada tipe PTFE Bellows, sebelum dipasang.

      Ada yang mau nambahin?

      Dipersilakan dgn senang hati..

      Anakgunung.

      Posted by MechanicalSeal eLearning | Mei 29, 2011, 3:56 pm
  36. salam,
    sebelumnya terimakasih atas responnya
    mechanical seal yang di gunakan adalah type basic.
    kita agak kesulitan untuk mengetahui merk dagang karena pompa ini berada dalam 1 package gas engine dan kalau kita beli harus satu set beserta shaft yang baru dan bearing padahal yang bocor pompanya.
    yang saya mau tanya lagi untuk mengetahui kompresi manual adakah cara yang paling baik/ tepat?

    Posted by agus triono | Mei 30, 2011, 12:25 pm
  37. saya ada masalah dengan mechanic seal pompa cooling water pada chiller. pompa cooling waternya mengalami bocor pada sealnya? setelah di cek ternya ada banyak sekali kerak baik itu di dalam rumah pernya ataupun di pernya, sealnya pun sama banyak terdapat kerak. yang saya mau tanyakan apa penyebab bisa terjadi pengerakan yang banyak pada seal mechanic berikut spring nya?

    Posted by danmus | Juli 3, 2011, 10:03 pm
  38. apa dampaknya apa bila seperty rotary seal dipasang dengan tumbukan yang berulang oleh hammer 5kg? apa dapat merusak seal ?

    Posted by raehannoor | September 18, 2011, 3:31 pm
    • Pak RAEHAN,

      Mechanical Seal di design untuk mencegah terjadinya bocor pada rotating equipment dgn cara kerjanya bergesekan, jadi klu M Seal di paksa
      kerja untuk beban impack/berturan pasti akan rusak Pak….!!!!

      Salam

      Posted by yuliwansyah | Januari 4, 2012, 1:06 am
  39. saya ada pompa merk jabsco, wkt beli katanya spesial buat pompa minyak 90 watt shaft sleeve 12 mm.
    ternyata memang betul… pompa bisa awet… setahun kemudian mechanical seal rusak.
    saya sudah cari mechanical seal nya ke glodok.. dan ternyata seal hanya tahan 1 minggu aja…
    dimana saya bisa cari mechanical seal ini.. dan bahan material apa yang cocok untuk pompa minyak (solar, minyak tanah, minyak cengkeh, minyak sayur.) ini. terakhir diganti mechanical seal type DAB 125 watt 12 mm, ternyata hanya juga tahan satu minggu.

    terimakasih… hasan

    Posted by hasan | November 25, 2011, 9:56 am
    • Dear Pak Hasan,

      Bapak bisa hubungi distributor/agent merk2 mechanical seal tang beredar di Indonesia jangan lupa sebutkan parameter media yang akan di pompa. Mechanical Seal pompa DAB jelas ini di gunakan terbatas hanya untuk media air saja sedangkan untuk media minyak harus menggunakan material khusus yang tahan terhadap minyak. terimakasih semoga bisa membantu.

      salam

      Posted by yuliwansyah | Januari 4, 2012, 1:15 am
  40. Soyr, saya mau tau tentang cara menggambar mechanikcal seal singgle

    Posted by agung | November 30, 2011, 9:42 am
  41. Saya mau tanya mencegah kebocoran mechanical seal pada pompa yang mengalirkan fluida berupa coklat pasta dengan suhu diatas 40 drajad.

    Terimakasih

    Posted by christina vivi | Desember 31, 2011, 12:57 pm
    • Ibu Christina,

      Nah ini pertanyaan yang menarik sekali ” Mencegah kebocoran Mechanical Seal ” …..
      Seperti penjelasan Saya di atas bahwa mechanical seal harus bocor ( untuk lubrikasi kontak face ) sedangkan media yang di pompa coklat pasta dan ini pasti tidak baik untuk media lubrikasi kontak face.
      Jadi pada pompa ini Ibu harus menggunakan aplikasi Double Seal dengan Circulation system API Plan 52 .
      memang system ini sangat mahal tetapi mudah2an ini merupakan solusi terbaik untuk masalah ini
      Atau bisa Ibu konsultasikan ke Distributor/Agent Mechanical Seal yang Ibu Kenal semoga membantu

      Salam

      Posted by yuliwansyah | Januari 4, 2012, 1:39 am
  42. apakah kebocoran mechanicalseal dapat mempengaruhi efisiensi pompa?? bila iya,,sampai berapa persen (%)??
    terimakasih..

    Posted by TEGUH | Januari 21, 2012, 12:20 am
  43. saya mau tanya . apakah gland packing dengan material glass Fiber Coated graphite sangat cocok untuk di pakai di media Valve dengan fluida air laut . lebih bagusan mana bila di bandingkan dengan gland packing RAMI . terima kasih .

    Posted by Arr Ie | Februari 22, 2012, 10:22 pm
  44. Salam Mr.Mechseal,
    Berapa umur rata2 mechseal?..maksudnya jika mechsealnya tepat untuk aplikasi yang tepat. Terus bisa kasih rekomendasi brand yg mempunyai umur yang relatif panjang?.

    Trims

    Posted by Mechseal Beginner | Februari 28, 2012, 11:59 am
    • Tidak bisa dipukul rata Pak. Pengalaman mesti digolongkan dahulu berdasarkan aplikasi.
      Di industri pembuatan Monosodium Glutamat mengamati catatan 3 pabrik di Jatim, untuk yg aplikasi service water bisa bertahan hingga 1-2 tahun. Sedangkan untuk chemical antara 7- 18 bulan.
      Pada aplikasi yang putarannya rendah umur bisa bertahan jauh lebih lama. Ada yg pernah capai 35 tahun.

      Posted by MechanicalSeal eLearning | Maret 2, 2012, 6:36 am
  45. kalo alat untuk mengetahui kebocoran mechanical seal itu seperti apa ya??? khususnya jenis terbaru yaitu first4seal produk UK

    Posted by achmad kahfi235 | Februari 22, 2016, 3:25 pm
  46. bagaimana pencegahannya agar Spring atau Per, atau Bellows berfungsi baik?

    Posted by Ipan Kurnia | Mei 13, 2016, 3:53 pm
    • Dengan memilih tipe dan material per yang sesuai dengan media / cairan yang dipompa. Media yang banyak mengandung debris atau bersifat korosif, tidak selayaknya dipilihkan tipe multi spring.. dan seterusnya.😀

      Posted by Editor | Mei 18, 2016, 6:51 am

Pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Komputer kantor tidak ada fasilitas browsing internet? Cukup klik untuk terima notifikasi dari website MechanicalSeal Indonesia kapanpun juga.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya

Jumlah Kunjungan

  • 119,359 hits
%d blogger menyukai ini: